HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

TOILET BUKAN TEMPAT SAMPAH

  • Posted by admin
  • 25 July 2018

Sahabat, selama ini sebagian dari kita menganggap bahwa toilet dapat membawa sampah-sampah yang dibuang ke dalamnya mengalir menuju pembuangan akhir, namun pada kenyataanya tidak seperti itu. Dari toilet, benda-benda yang masuk akan ditampung di septic tank yang jaraknya sengaja ditanam jauh dari rumah agar tidak mencemari sumber air. Namun, bukan berarti Sahabat bebas membuang apa saja ke dalamnya. Septic tank sendiri dibuat untuk menampung kotoran serta benda netral tertentu, hal ini penting untuk Sahabat perhatikan karena kandungan air atau benda yang dibuang di dalamnya akan mempengaruhi lingkungan dan sumber air tanah sekitar.

 

Benda-benda apa sajakah yang tidak boleh dibuang ke toilet?

 

1. Popok bayi

Membuang popok bayi ke dalam kloset tentu akan membuatnya tersumbat. Penyumbatan yang terjadi akibat popok bayi dapat membahayakan seluruh saluran pembuangan di sekitar tempat tinggal Sahabat. Selain itu, bahan-bahan yang menyusun popok bayi tidak bisa terurai dengan mudah di dalam saluran pembuangan. Akhirnya akan menumpuk dan hanya menjadi penyumbat.

 

2. Kapas

Kapas bisa menjadi sangat membahayakan apabila terkumpul menjadi satu akan membuat saluran pembuangan tersumbat dan sulit sekali diatasi. Bahkan perlu cara manual mengeluarkannya terlebih dahulu dari saluran air untuk membantu mencegah penyumbatan.

 

3. Obat kadaluarsa

Sekalipun sudah kadaluarsa, baiknya obat tidak dibuang sembarangan ke toilet karena obat tersebut akan mencair di sana dan terlarut dalam air kemudian masuk ke dalam air resapan. Obat-obatan yang dibuang ke dalam toilet akan larut dalam air dan mencemari sungai, danau, dan persediaan air bersih. Membuang obat kedaluwarsa juga tidak boleh di tempat sampah karena membahayakan lingkungan, dan masih dapat ditemukan oleh anak-anak, hewan peliharaan — dan bahkan orang dewasa yang sengaja ingin menyalahgunakan obat-obatan.

 

4. Puntung rokok

Sama seperti obat, bahan kimianya bisa meracuni air resapan dan menyebabkan polusi air resapan. Banyak yang tidak menyadari bahwa filter rokok mengandung plastik selulosa asetat, suatu bentuk plastik yang sulit terurai dan dapat bertahan di lingkungan. Filter tersebut bisa menjadi partikel-partikel yang sangat kecil dalam bentuk microplastics dan micofibres) dan berkontribusi terhadap polusi air.

 

5. Minyak

Minyak apapun itu sebaiknya tidak dibuang di toilet, khususnya minyak goreng yang habis dipakai. Dalam suhu tertentu mereka akan tampak seperti cairan, namun Anda tak akan tahu bagaimana mereka kemudian membeku dan menyumbat pipa pembuangan.

 

6. Kotoran hewan

Sepertinya bukan masalah besar juga kan kalau membuang kotoran hewan di sana. Tetapi Anda harus menyadari bahwa bakteri yang terkandung dalam kotoran hewan dapat tertinggal di dalam toilet dan menginfeksi manusia bila tak dibersihkan dengan maksimal.

 

Sesungguhnya, kita hanya diperbolehkan untuk membuang air besar dan air kecil saja ke dalam toilet, bahkan kita tidak dianjurkan untuk membuang tissue toilet karena juga dapat menyebabkan penyumbatan pipa. Selain itu bahan kimia yang kita pikir ringan pun, seperti sabun mandi dan detergen jika terlalu banyak akan mencemari sumber air karena di tempat pembuangan air yang sudah terkontaminasi akan meresap ke dalam tanah.

 

Mulai hari ini, pergunakanlah toilet dan jagalah septic tank Sahabat dengan baik, agar tidak terjadi penyumbatan yang akhirnya dapat merepotkan Anda dan sekeluarga. Jangan lupa untuk membersihkan toilet dan kamar mandi seminggu dua kali agar bersih dan bebas dari bakteri berbahaya.

 

Yuk, jaga toilet kita, untuk kesehatan dan kenyamanan bersama..