HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

Tips Menggunakan Toilet Umum Selama Mudik

  • Posted by admin
  • 21 June 2018

Lebaran sebentar lagi, mereka yang merantau akan berbondong-bondong untuk mudik. Selain harus memperhatikan kesehatan badan ketika mudik, memeriksa mesin mobil, dan memilih jalur yang nyaman, yang kita perlu perhatikan juga mengenai kebersihan toilet umum selama perjalanan menuju kampung halaman.

 

Pada kenyataannya, sebersih apapun toilet umum, tahukah bahwa masih ada banyak kuman yang bersarang di sana. Kuman di toilet umum jumlahnya bisa berkali-kali lipat lebih banyak dari toilet pribadi. Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia, Naning Adiwoso, menyebut bahwa 90 persen toilet sekolah di Jakarta dalam kondisi kotor. Hal ini cukup memberikan gambaran mengenai kualitas toilet umum di Indonesia.

 

Toilet umum 'gudang' bakteri penyebab penyakit

 

Penelitian menyebutkan bahwa hingga 19 kelas bakteri beterbaran di seluruh area publik. Jenis-jenis bakteri terbanyak adalah bakteri Propionibacteria, Corynebacteria, staphylococcus dan streptococcus. Termasuk pula jenis bakteri, seperti Escherichia Coli, yang berkaitan dengan saluran pembuangan manusia. Toilet umum bisa menjadi tempat menularnya berbagai macam penyakit, seperti hepatitis A, diare, tifus, cacingan, demam, flu dan infeksi streptococcus dan infeksi saluran kencing yang sebagian besar terjadi pada wanita.

 

Bakteri Escherichia Coli adalah bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kencing karena kurang bersihnya kebersihan toilet dan kebersihan diri setelah selesai buang air besar maupun buang air kecil. Selain disebabkan oleh bakteri, menahan buang air kecil selama perjalan mudik juga dapat memicu infeksi saluran kencing.

 

Banyaknya bakteri di toilet umum, jangan dijadikan untuk menahan buang air kecil selama perjalanan mudik ya Sahabat, karena dengan menahan buang air kecil tidak menyelesaikan masalah namun juga memberikan dampak yang berbahaya juga bagi tubuh kita. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari paparan bakteri tersebut?

 

1. Jangan biasakan menaruh barang apapun di lantai

Jangan letakkan tas, ponsel, atau dompet Anda di lantai toilet. Gantunglah barang bawaan Anda agar tidak terkontaminasi kuman. Lantai toilet merupakan sarang kuman. Walau lantai tersebut dalam keadaan kering, tetap saja terkontaminasi kuman.

 

2. Selalu menggunakan tisu pribadi untuk membersihkan kloset dan memegang benda-benda di toilet

Sebelum menggunakan kloset siramlah terlebih dulu untuk membersihkan sisa kotoran dan urine yang masih menempel di kloset. Bersihkan dudukan kloset dengan tisu dan toilet sanitizer jika Anda menggunakan kloset duduk. Lapisi dudukan kloset dengan tisu. Jika dudukan kloset terlihat kotor atau basah jangan duduk di atasnya. Anda bisa berjongkok di atas dudukan atau duduk melayang tanpa menempel di kloset. Anda bisa berpegangan pada pintu atau dinding saat melakukannya. Usahakan jangan menyentuh secara langsung benda-benda yang ada di toilet. Gunakan tisu untuk membuka pintu atau menekan flush di kloset.

 

3.  Biasakan cuci tangan setelah menggunakan toilet umum

Cucilah tangan selama 20-30 detik dengan sabun setelah selesai menggunakan kloset. Keringkan tangan dengan menggunakan tisu setelah mencuci tangan dan hindari menggunakan pengering otomatis. Pasalnya menggunakan pengering tangan berisiko perpindahan kuman melalui udara. Gunakan cairan alkohol pencuci tangan tanpa pembilas atau handsanitizer setelah mengeringkan tangan.

Nah, agar Anda terbebas dari kuman dan penyakit, pastikan Anda menerapkan tips ini dari sekarang ya!