HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Sahabat Aetra

KURANGI LIMBAH KIMIA RUMAH TANGGA DENGAN BAHAN ALAMI

  • Posted by admin
  • 26 March 2018

Berbeda dengan anggapan umum bahwa pencemaran sungai disebabkan oleh limbah industri, faktanya sumber utama pencemaran sungai berasal dari limbah rumah tangga. Hal ini senada penyataan Kasi Pengendalian Pencemaran Air Rumah Tangga Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian LKH, Witono (2017), "Kontribusi limbah domestik di air sungai di atas 60 persen. Kondisi yang harus ditanggapi dan diatasi dengan serius,".

 

Limbah yang dihasilkan rumah tangga terbagi menjadi tiga: Pertama, grey water yaitu limbah cair yang bukan berasal dari kotoran manusia, bisa dari air mandi, air bekas mencuci pakaian atau piring yang mengandung bahan kimia seperti sabun dan deterjen, dan limbah minyak goreng. Kedua, black water yaitu limbah yang berasal dari kotoran manusia, dan Ketiga, clear water yaitu limbah hasil tetesan AC dan kulkas.

 

Penggunaan bahan alami ramah lingkungan

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak buangan limbah rumah tangga kita terhadap lingkungan? Salah satunya dengan mengganti bahan pembersih kimiawi dengan bahan alami ramah lingkungan untuk membersihkan rumah. Berikut beberapa contohnya:

 

1. Jeruk Lemon

Jeruk lemon selain memiliki manfaat kesehatan, namun juga mampu membersihkan beberapa perabot yang mulai kusam, misalnya: kuningan, Selain itu, noda membandel pada microwave dan kain linen. Apabila sulit mencari jeruk lemon segar, kita juga bisa menggunakan lemon bubuk. Lemon bubuk bisa membantu mengatasi noda dan karat pada wastafel atau bak cuci piring aluminium.

 

2. Baking Soda

Baking soda tidak hanya untuk membuat kue. Pernah mencoba membersihkan dapur dengan larutan baking soda? Caranya dengan melarutkan satu sendok makan baking soda dengan air hangat. Kemudian percikkan atau tuangkan larutan itu pada bak cuci piring atau meja dapur. Efektif untuk mengangkat noda atau kotoran yang susah dibersihkan.

 

3. Garam Meja

Garam meja dapat membersihkan ketel atau wajan dari noda hitam. Caranya, bubuhkan garam meja pada bagian yang kotor, lalu gosok lembut. Ketel dan wajan Anda akan bersih sempurna.

 

4. Beras

Pernak-pernik keramik sering luput saat kita bersihkan. Ambil satu sendok makan beras, campur dengan air hangat dan sedikit deterjen. Larutan ini cukup handal membersihkan bagian hiasan keramik yang sulit dijangkau.

 

Selain ramah lingkungan, mengganti bahan pembersih dengan bahan-bahan alami juga ramah di kantong. Demikian sahabat, sedikitpun perubahan yang kita buat akan selalu bermakna.