HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Berita

MOYA dan PT Aetra Air Jakarta Investasi SPAM Semarang Barat

  • Posted by Aetra
  • 12 October 2018

Penandatanganan Head of Agreement (HoA) KBPU SPAM Semarang Barat telah dilakukan pada Senin, 08 Oktober 2018 bertempat di Bali Room – Hotel Melia Nusa Dua. Penandatanganan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Annual Meeting IMF-IWB 2018, yang didalamnya dilaksanakan pula Forum Media BUMN/Lembaga Kementrian Keuangan dalam rangka menunjukkan capaian Pemerintah dalam pengembangan Inovasi dan Kreasi pembiayaan proyek infrastruktur dan pembiayaan ekspor.

 

 “Proyek Semarang Barat merupakan salah satu Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) SPAM Semarang Barat. Proyek KPBU tersebut bernama PT. Air Semarang Barat (PT ASB) yang akan mulai beroperasi pada tahun 2021. PT ASB berkeyakinan dapat menyelesaikan SPAM tersebut tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama”, demikian penjelasan Mohamad Selim, Presiden Direktur Aetra Air Jakarta.

 

Melalui penambahan jaringan perpipaan bagi warga masyarakat Semarang Barat, komitmen ini otomatis akan menambah Cakupan Layanan (Service Coverage) di area Semarang Barat khususnya pemenuhan akan akses air bersihnya, karena pemenuhan akan hak atas air bersih tersebut mutlak dibutuhkan dan merupakan hak asasi semua Warga Negara Indonesia

 

Dengan skema kerjasama : Bangun-Guna-Serah (Built-Operate-Transfer) dengan total investasi sebesar Rp. 458 milyar dan jangka waktu kerjasama selama 2 (dua) tahun untuk masa konstruksi dan 25 (duapuluh lima) tahun untuk masa operasi ini, diharapkan PT ASB mampu memenuhi kebutuhan pemenuhan akses air bagi warga Semarang Barat secara optimal.

 

MOYA Grup yang menaungi PT Aetra Air Jakarta berterimakasih atas kesempatan berpartisipasi dalam konsorsium dengan PT Medco Infrastuktur Indonesia memenangkan tender Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat. Ini merupakan Project Public Private Partnership (PPP) MOYA Group yang kedua, setelah sebelumnya dilakukan di PT Aetra Air Tangerang. “Program PPP saat ini semakin menjadi perhatian para pemangku kepentingan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia khususnya dalam penanganan Jaringan Air Minum melalui Jaringan Perpipaan”, ujar Presiden Direktur Aetra Air Jakarta, Mohamad Selim

 

“Dengan konsep PPP ini Pemerintah dapat membagi tugas penyelenggaraan infrastruktur dengan pihak swasta, sehingga Pemerintah diharapkan dapat lebih berkonsentrasi pada tugas-tugas lainnya” penjelasan Presiden Direktur Aetra Air Jakarta lebih lanjut.

 

Sebagai mitra swasta, MOYA dan Aetra Air Jakarta berprinsip bahwa komitmen kerjasama harus dilakukan dengan saling menghormati dan mencari solusi terbaik untuk hasil yang terukur dengan jelas. Selain hal tersebut, Efisiensi dan Efektifitas menjadi modal utama yang diyakini tepat dalam mengukur keberhasilan proyek tersebut. Keyakinan ini dilandasi fakta bahwa Aetra Air Jakarta telah banyak memiliki Tenaga Engineering, Tenaga Teknik dan Tenaga Design yang handal, yang telah menciptakan banyak inovasi yang diselaraskan untuk menekan biaya operasional yang sudah dibuktikan melalui proyek-proyek terdahulu.

 

Walikota Semarang Optimis Capai Target 100 Persen Akses Air Bersih

Nantinya SPAM Semarang Barat akan memproduksi air bersih yang diperuntukkan bagi Masyarakat di Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu. Dengan kapasitas produksi air bersih sebanyak 1.000 liter per detik, SPAM Semarang Barat berpotensi untuk dapat mengaliri air bersih kepada lebih dari 70,000 KK di 3 (tiga) kecamatan tersebut.

 

Adapun hingga tahun 2017 tercatat jumlah KK yang ada di 3 kecamatan tersebut adalah sekitar 102.000 KK. Sedangkan yang telah menjadi pelanggan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang adalah sebanyak 32.000 KK. Untuk itu dengan adanya SPAM Semarang Barat, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimis dapat mencapai target 100 persen akses air bersih di wilayah tersebut. Wali Kota Semarang yang biasa disapa Hendi ini menegaskan lega dan bersyukur atas tercapainya kesepakatan pembangunan SPAM Semarang Barat tersebut.

 

“Syukur Alhamdulillah, penandatanganan kerja sama ini akhirnya terlaksana. Kerjasama ini penting mengingat pemenuhan air bersih juga menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Semarang saat ini dalam menyejahterakan masyarakat,” tutur Hendi. “Selain itu, terbangunnya SPAM Semarang Barat juga menjadi salah upaya penting bagi Pemerintah Kota Semarang untuk mengendalikan penggunaan air bawah tanah di Kota Semarang,” tegasnya.

 

Adapun eksploitasi air bawah tanah di Kota Semarang memang menjadi salah satu fokus Walikota Hendi dalam memimpin Kota Semarang. Pasalnya dalam penanganan rob dan banjir di Kota Semarang, Pemerintah kota Semarang juga menghadapi tantangan penurunan muka tanah setinggi 4 s/d 10 cm setiap tahunnya akibat dari penggunaan air bawah tanah oleh masyarakat secara masif di Kota Semarang.

 

“SPAM Semarang Barat ini akan memanfaatkan air baku dari Waduk Jatibarang untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat. Jadi salah satu semangatnya juga adalah menekan penggunaan air bawah tanah dengan mengelola air permukaan semaksimal mungkin,” tegas Walikota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

 

Diharapkan dengan ditandatanganinya Proyek KPBU Semarang Barat tersebut, maka peran Pemerintah dan Swasta dapat bekerjasama dengan baik.