HOTLINE 24 JAM +62 21 86909999

Detail Berita

Aetra Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis di RPTRA IKAPOLA, dan Aktifitas Penanaman Pohon Sebagai Bentuk Komitmennya Terhadap Konservasi Lingkungan

  • Posted by Aetra
  • 30 October 2017

Aetra Partisipasi Sambungan Baru pada 10 (sepuluh) RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) sebagai Wujud Dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

 

Jakarta, 26 Oktober 2017, Tanggung Jawab Sosial Masyarakat yang terbungkus dari Program-program CSR merupakan salah satu komitmen Utama Perusahaan yang tertuang dalam Misi Perusahaan yaitu “Mengembangkan Perusahaan Yang Sehat Secara Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan Sehingga Memberikan Nilai Tambah Bagi Pemangku Kepentingan”, demikian disampaikan Lintong Hutasoit, Direktur Operasional Aetra, saat menghadiri acara HUT RPTRA IKAPOLA, Pondok Kelapa yang pertama.

 

Program CSR yang dilakukan pada rangkaian acara tersebut adalah aktifitas berupa pemeriksaan Matra Gratis bagi Warga Lanjut Usia, hasil kerjasama Aetra dan Rumah Sakit Carolus, Jl. Salemba, Jakarta Pusat. Pemeriksaan bagi 50 warga manula ini sangat membantu pemerintah dalam bidang kesehatan walaupun sebagian warga manula tersebut sudah mempunyai kartu jaminan kesehatan, namun komitmen ini terus dilakukan Aetra sebagai bentuk kepedulian Aetra kepada warga masyarakat yang bertempat tinggal di area Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dimiliki Aetra khususnya dibidang kesehatan mata bagi warga lanjut usia.

 

Selain program kesehatan,  program lainnya yang dilakukan adalah penanaman 100 pohon berupa pohon produktif yaitu pohon mangga, rambutan, sirsak, sawo dan jambu air di sepanjang kali Jatikramat tepatnya di area Perumahan Pondok Kelapa Indah, Jakarta Timur. Kembali ke ekosistem alami dengan program penanaman pohon”, merupakan Perwujudan Pilar Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yaitu konservasi Alam dan Lingkungan, demikian penjelasan Direktur Operasional lebih lanjut. Penanaman pohon ini dilakukan sebagai upaya-upaya perbaikan lingkungan terhadap sumber daya alam yang bisa diperbaharui, selain sebagai upaya dalam melestarikan sumber air agar cadangan sumber air terjaga, memperbaiki kualitas air dan menjaga daerah aliran sungai agar tidak terjadi longsor ataupun banjir,

 

Selain itu, kegiatan penanaman pohon ini juga untuk mewujudkan konsep dasar pembangunan yang berwawasan lingkungan (Ecologycally Sound Suistanable Development), sehingga para pelaku dan penikmat pembangunan akan memiliki rasa kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan tidak berlaku semena-mena terhadap lingkungan demi kepentingan pribadi.golongan secara umumnya dan khususnya untuk pelestarian air dan sumber air.

 

Sejalan dan selaras dengan program pembangunan RPTRA (Ruang Publik Terbuka Ramah Anak) yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, maka Aetra juga ikut berpartisipasi dengan memberikan sambungan air bersih gratis kepada 10 (sepuluh) buah RPTRA yaitu :

 

RPTRA Nirmala

Jl. Bingkesmas RW. 004, Sunter Jaya, Jakarta Utara

RPTRA Sunter Mas

Jl. Sunter Mas Timur  RT. 010 RW. 08, Sunter Jaya, Jakarta Utara

RPTRA Sunter Indah

Jl. Sunter Indah VIII RT. 011 RW. 012, Sunter Jaya, Jakarta Utara

RPTRA Danau Sunter

Jl. Sunter Jaya Belakang Pompa Air RW. 001, Sunter Jaya, Jakarta Utara

RPTRA Sutra 4

Jalan Agung Permai (Taman Gajah) RW. 011, Sunter Agung, Jakarta Timur

RPTRA Sutra 2

Taman Blok B RW.13, Sunter Agung, Jakarta Utara

RPTRA Sutra 1

Taman Blok A RW. 013, Sunter Agung, Jakarta Utara

RPTRA Sutra 3

Taman Komp. Sekneg RW. 009, Sunter Agung, Jakarta Utara

RPTRA Bawang Putih

Jl. Kebon Bawang VII RT 04/06, Kel. Kebon Bawang, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara

Intiland Teduh  (Semper Barat)

Jl Bengawan Solo, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

 

Pemberian sambungan gratis air bersih ini sebagai komitmen Aetra dalam mendukung Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya Pemerintah Walikota Jakarta Utara yang pada tahun 2015 mencanangkan bebas Air Tanah yang dipertegas melalui Peraturan Gubernur No. 37/2009 tentang Nilai Perolehan Air Sebagai Dasar Pengenaan Pajak Pengambilan Air Bawah Tanah, yang secara tegas menyebutkan bahwa apabila suatu kawasan telah terlayani  dengan air perpipaan (PAM) maka penggunaan air tanah hanya diperuntukkan sebagai cadangan saja.

 

-selesai-